SERING DITIPU REKAN BISNIS KARENA SABOTASE DIRI
Suatu siang yang terik, saya berjumpa dengan klien pria paruh baya , sebut saja Budi, yang sedang galau berat karena dililit hutang 7 Milliar rupiah dan dikejar-kejar debt collector. Rumah,...
AKU GEMUK UNTUK MELINDUNGI MAMA
Di hari Sabtu siang yang terik, saya kedatangan seorang klien wanita, sebut saja namanya Ani. Ani memiliki masalah dengan berat badan. Sudah berbagai upaya diet dia lakukan, tapi selalu gagal....
JODOH DAN KARIR TERHAMBAT KARENA PAPA
Di hari Sabtu siang yang terik, saya kedatangan klien seorang wanita cantik usia paruh baya. Penampilannya menarik, tubuhnya tinggi semampai dengan berat badan yang ideal. Tutur katanya lembut dan sopan....
Sudah Sepuluh Tahun Aku Tidak Bisa Membahagiakan Suamiku
Di suatu sore, saya medapat telepon dari seorang wanita umur empat puluhan, minta membuat janji untuk bertemu. Masalah yang sedang dihadapinya telah membuatnya putus asa. Sudah menikah selama 10 tahun,...
Awas, Gigi Berlubang Bisa Picu Henoch-Schonlein-Purpura (HSP)
Almaira Nurrahma, anak berumur 6 tahun, mengalami pecah pembuluh darah yang didiagnosis berawal dari infeksi gigi. tirto.id - Seorang ibu muda mengisahkan pengalaman anaknya berjuang melawan Henoch-Schonlein-Purpura (HSP) atau biasa disebut...
Sakit lambungku berawal dari kecemasan
Perkenalkan, namaku Bunga ( nama samaran ). Aku adalah seorang istri dan ibu dengan dua anak laki-laki yang menginjak remaja. Sudah lima tahun ini aku menderita sakit lambung kronis....
Hati Hati penipuan
Disadur dari facebooknya pak Adi W Gunawan, mengenai penipuan hipnoterapi, semoga hal ini tidak terulang kembali dan kita selalu waspada.
Fobia Selingkuhan
Aku Menemukan Sosok Ibu Dalam Diri Istri Siriku Pada suatu sore, saya kedatangan seorang pria usia paruh baya, sebut saja namanya Pzk Budi. Masalah yang ingin dibantu adalah menghilangkan...
Untuk Para Orangtua, Jagalah Perkataanmu, Karena Ucapanmu Adalah Doa
Untuk Para Orangtua, Jagalah Perkataanmu, Karena Ucapanmu Adalah Doa Di suatu pagi, saya kedatangan seorang klien wanita usia 43 tahun, kondisinya agak ngantuk karena minum obat penenang. Obat penenang...
Jika Anda Tidak Mampu Memaafkan, maka MASA LALU Anda = MASA SEKARANG = MASA DEPAN Anda
Jika Anda Tidak Mampu Memaafkan, maka MASA LALU Anda = MASA SEKARANG = MASA DEPAN Anda Apakah Anda pernah mendengar ungkapan ‘hidup di bawah bayang-bayang masa lalu?’ Ungkapan...
JODOH DAN KARIR TERHAMBAT KARENA PAPA

Di hari Sabtu siang yang terik, saya kedatangan klien seorang wanita cantik usia paruh baya. Penampilannya menarik, tubuhnya tinggi semampai dengan berat badan yang ideal. Tutur katanya lembut dan sopan. Gaya bicaranya hangat dan menyenangkan. Siapa pun yang bertemu dan ngobrol dengannya pasti terpesona. Klien saya ini masih lajang, walaupun usianya sudah menginjak kepala empat.
Klien saya ini, sebut saja Ani (nama samaran) datang dengan keluhan ingin segera menikah, tapi sulit menemukan jodoh yang tepat. Sudah berkali-kali menjalin hubungan yang serius dengan pria yang mencintainya, tetapi entah kenapa, ada-ada saja kejadian yang menyebabkan hubungan ini kandas pada saat selangkah lagi menuju pelaminan. Seperti ada pola tertentu yang mensabotase usaha klien saya ini untuk menikah. Selain itu, keluhan yang lain adalah karir yang terhambat. Klien saya ini seorang wanita cerdas lulusan universitas ternama di Inggris. Ani berasal dari keluarga yang mampu secara finansial. Orangtuanya sudah bercerai sejak Ani masih kelas 3 SD. Kini Ani tinggal di kos-kosan sederhana yang lokasinya dekat dengan kantornya. Dengan gelar S2 dari luar negeri di bidang management, seharusnya mudah bagi Ani untuk mecapai karir yang cemerlang di kantornya. Tetapi, ada saja kejadian yang menyebabkan promosi Ani untuk naik jabatan di kantor terhambat. Ini terjadi terus-menerus dan Ani dari awal masuk kerja sampai sekarang hanyalah menjadi staff administrasi. Seharusnya dengan kemampuan dan kompetensi Ani, posisinya sekarang paling tidak sudah mencapai jabatan manager. Ani merasa ada sesuatu di dalam dirinya yang mensabotase segala usahanya untuk mendapat jodoh dan berkarir. Dan Ani sudah putus asa, depresi dan mulai kehilangan rasa percaya diri.
Ani memutuskan untuk mencari bantuan lewat hipnoterapi dan membuat janji untuk bertemu saya. Singkat cerita, Ani dengan mudah masuk ke kondisi hipnosis yang dalam mengikuti bimbingan saya. Ani sangat kooperatif, pasrah, ikhlas dan memiliki niat yang sangat kuat dari dalam dirinya untuk berubah menjadi lebih baik. Di kondisi kedalaman hipnosis yang presisi, pikiran bawah sadar Ani membuka data yang selama ini merupakan akar masalah yang menjadi penyebab sabotase diri Ani untuk menikah dan meningkatkan karir.
Sejak orangtuanya bercerai, Ani kecil yang masih kelas 3 SD tinggal bersama mamanya. Kejadian traumatik yang menjadi akar penyebab masalah ini bermula saat Ani kecil merayakan ulang tahunnya yang ke-9. Setelah pesta ulang tahunnya selesai dan teman-teman Ani sudah pulang semua, mama Ani pamit sebentar pergi ke warung dekat rumah. Ani tinggal di rumah bersama asisten rumah tangga. Ani kecil bermain di kamarnya, sibuk membuka kado-kado ulangtahun dengan hati gembira. Tiba-tiba papa Ani datang dan masuk ke kamar Ani. Papa mengajak bercanda sambil memangku Ani, mencium Ani tapi Ani merasa sangat tidak nyaman karena Papa makin agresif memeluk Ani, mencium bibir Ani dan (maaf) membuka celana, memaksa Ani untuk melakukan oral seks. Ani kecil merasa ketakutan, jijik, takut, marah, tetapi tidak berdaya melawan. Papa mengancam Ani agar tidak memberitahukan kejadian ini kepada siapapun, kalau sampai bocor, Papa akan membunuh Ani.
Ani kecil menutup kejadian ini rapat-rapat, bahkan dari mamanya sendiri. Seiring berjalannya waktu, usia Ani makin bertambah. Ani sudah melupakan kejadian ini, menguburnya dalam-dalam. Papa Ani juga jarang sekali datang untuk menengok mama dan Ani. Tetapi, suatu ketika saat Ani duduk di bangku SMP, kejadian traumatik ini kembali terulang. Saat itu, Ani baru saja mengalami peristiwa yang membanggakan, membahagiakan. Ani baru saja diumumkan menjadi juara kelas sekaligus juara umum, nilai terbaik dari seluruh siswa. Ani menerima piala dan diberi hadiah dari mama atas prestasinya. Saat di rumah, ternyata ada papa. Dan peristiwa traumatik di saat Ani usia SD terulang lagi. Di bawah ancaman papa, Ani tidak berdaya untuk melawan. Rasa jijik, marah, benci terhadap papa muncul kembali dan tumbuh dengan subur di dalam diri Ani.
Waktu kehidupan terus berjalan. Ani telah tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik, cerdas, menarik dan pintar bergaul. Karena kepandaiannya, Ani mendapat beasiswa sehingga bisa melanjutkan pendidikan S2 di Inggris. Ani juga telah menjalin hubungan serius dengan seorang pria yang mencintainya. Tinggal selangkah lagi menuju pelaminan, tapi Ani merasa ketakutan, tidak nyaman, ragu-ragu. Di luar kendali Ani, dia melakukan perbuatan yang akhirnya disesalinya. Tanpa bisa dikendalikan, Ani selingkuh dengan pria lain dengan tujuan agar pernikahannya batal. Dan benar saja, kekasih resmi Ani marah dan memutuskan pertunangan. Ani sedih, menyesali diri berbulan-bulan atas perbuatan yang dia lakukan. But the life must go on, Ani bangkit dan mulai menjalin hubungan dengan pria lain, kali ini dengan pria bule. Hubungan mereka hangat dan harmonis. Pria bule ini akhirnya melamar Ani. Pihak keluarga dua belah pihak sudah setuju. Tapi lagi-lagi rasa tidak nyaman ini muncul, semakin lama semakin menyiksa Ani. Dan terjadilah, Ani melakukan perbuatan di luar kendalinya untuk membatalkan pernikahan. Ani selingkuh dengan sahabat si bule. Pernikahan pun dibatalkan.
Dan tiba saatnya Ani menyelesaikan studinya di Inggris. Gelar S2 diraih Ani dengan predikat cumlaude. Pulang ke Indonesia, Ani segera melamar pekerjaan ke perusahaan – perusahaan asing yang bonafid. Tapi, sekali lagi, di luar kendali Ani, setiap kali interview terakhir untuk penentuan gaji yang akan diterima Ani, Ani tidak datang dengan berbagai alasan atau mengajukan gaji yang terlalu tinggi dan tidak masuk akal, sehingga tidak jadi diterima di perusahaan asing tersebut. Atau ada kejadian-kejadian yang membuat Ani gagal datang interview. Entah kesiangan bangun, macet parah sehingga sangat terlambat datang, atau tiba-tiba di hari H, Ani kena diare berkepanjangan. Ini terjadi berulang-ulang. Agar dapat memenuhi kebutuhan hidup, Ani menerima tawaran pekerjaan sebagai staf administrasi di perusahaan lokal dengan gaji yang standard saja. Tapi Ani merasa dirinya bisa mendapat lebih baik dari ini. Hal ini berlaku juga Tapi Ani merasa dirinya bisa mendapat lebih baik dari ini dan kompetensinya bagus untuk bisa bekerja di perusahaan asing yang besar dan punya nama. Tapi entah kenapa ada yang mensabotase usahanya. Begitu pula dalam hal perjodohan, ada bagian dirinya yang sengaja mensabotase saat sudah tinggal selangkah lagi menuju pelaminan.
Masih di kondisi hipnosis dengan kedalaman yang presisi untuk melakukan hipnoanalisis, pikiran bawah sadar Ani memberitahu bahwa selama ini ada bagian diri Ani yang bertugas melindungi Ani supaya tidak lagi mengalami kejadian traumatik, pelecehan seksual oleh papa kandungnya sendiri. Dari kejadian pertama dan kedua sebelumnya, pikiran bawah sadar memberi makna bahwa bila Ani merasa bahagia karena prestasinya atau mengalami moment spesial dalam hidupnya, maka papa akan muncul dan melakukan pelecehan seksual lagi terhadap Ani. Dan hal ini harus dicegah, maka demi melindungi Ani, pikiran bawah sadarnya membuat Ani melakukan tindakan-tindakan di luar kendalinya, yang mensabotase, menggagalkan usaha Ani untuk menikah ( moment spesial dalam hidup ) dan meraih karir dan penghasilan yang bagus ( prestasi). Sabotase ini dilakukan semata-mata demi mencegah papa datang kembali dan melakukan pelecehan seksual lagi.
Dengan teknik terapi khusus, Ani dibimbing untuk mengeluarkan semua emosi negatifnya terhadap papa sehingga bisa memaafkan papa dan dirinya sendiri. Dengan memaafkan, Ani bebas dari belenggu masa lalunya dan dapat melangkah ringan ke masa depan dengan penuh kebijaksanaan. Dilakukan edukasi terhadap bagian diri Ani yang selama ini menghambat Ani untuk mendapat jodoh dan meningkatkan karir. Bagian diri ini telah setuju untuk mengganti tugasnya dengan peran yang mendukung hidup Ani ke arah yang positif, menghentikan kebiasaan lamanya yang suka mensabotase. Bagian diri Ani sekarang telah mendukung usaha Ani untuk bisa segera mendapat jodoh yang tepat dan berlanjut sampai ke pelaminan. Bagian diri Ani juga mendukung Ani supaya bisa bekerja di perusahaan asing yang bonafid dengan gaji yang tinggi. Ani dan bagian dirinya dibimbing untuk saling memaafkan, berterimakasih dan saling bekerjasama sehingga Ani dapat segera mewujudkan impiannya. Sesi terapi diakhiri dengan perasaan lega yang luar biasa dari diri Ani. Ani yang sekarang adalah Ani yang baru, Ani yang bijaksana dan positif, berbeda dengan Ani yang dulu (masih kecil).
Setahun telah berlalu sejak sesi terapi buat Ani. Tiba-tiba saja, di suatu sore yang sejuk, saya mendapat kiriman undangan pernikahan dari Ani. Saat saya datang ke resepsi pernikahannya, Ani tampak sangat cantik dan bahagia, jauh berbeda saat saya berjumpa dengannya setahun yang lalu di ruang terapi. Saat bersalaman, Ani membisikkan sesuatu, sekarang dia sudah bekerja di perusahaan asing yang terkenal dan menduduki jabatan Head of Sales and Marketing.
Selamat Ani, Anda telah berhasil melepaskan diri dari belenggu masa lalu dan melangkah ringan menuju masa depan yang gemilang dengan penuh kebijaksanaan, bersama pria yang sungguh-sungguh mencintaimu, menerima dirimu apa adanya…..