JANGAN PAKSA AKU MAMA

29 June 2018
JANGAN PAKSA AKU MAMA

Di suatu sore, saya mendapat telepon dari seorang ibu yang minta bantuan untuk merawat gigi anaknya.  Sebut saja nama anak ini Bunga ( nama samaran ). Bunga berumur 14 tahun...

SAKIT JANTUNGKU KARENA HAL YANG SEPELE

01 July 2018
SAKIT JANTUNGKU KARENA HAL YANG SEPELE

Kisah berikut ini adalah pengalaman pribadi seorang pasien saya, laki-laki , yang masih muda usianya, 20 tahun. Sebut saja namanya Joni ( nama samaran ).  Di usianya yang masih belia...

ANAKKU LAHIR PREMATUR GARA-GARA GIGIKU BERLUBANG

10 July 2018
ANAKKU LAHIR PREMATUR GARA-GARA GIGIKU BERLUBANG

Cerita di bawah ini adalah kisah sebenarnya dari salah seorang pasien saya. Demi kenyamanan, nama-nama tokoh di cerita ini disamarkan. Namaku Ani. Aku adalah seorang ibu muda yang baru saja...

Sepuluh Kebiasaan Buruk Yang Merusak Gigi Dan Mulut

09 October 2018
Sepuluh Kebiasaan Buruk Yang Merusak Gigi Dan Mulut

Banyak orang yang menganggap sepele kesehatan gigi dan mulut, padahal bila terlanjur sakit gigi, rasanya lebih menyakitkan daripada sakit hati. Aktivitas terganggu, sulit makan, bisa demam , sakit kepala, tidak...

Mengatasi Rasa Takut Ke Dokter Gigi

25 December 2018
Mengatasi Rasa Takut Ke Dokter Gigi

Banyak dari kita yang takut berobat ke dokter gigi, apalagi anak-anak. Seakan-akan dokter gigi dan alat-alatnya itu bagaikan monster yang akan menyakiti kita. Mendengar suara bur, takut disuntik, takut sakit,...

Kesehatan Gigi

Sepuluh Kebiasaan Buruk Yang Merusak Gigi Dan Mulut

Berikut ini adalah Sepuluh Kebiasaan Buruk Yang  Merusak Gigi :

1. Malas sikat gigi sebelum tidur malam.

Setelah makan malam, kita harus menyikat gigi sebelum tidur. Jika tidak, gigi berlubang sudah pasti terjadi dengan proses yang sangat cepat. Sisa-sisa makanan yang menempel di gigi dan mulut menjadi makanan empuk bagi kuman dan bakteri yang ada di rongga mulut. Kuman dan bakteri bersama sisa-sisa makanan yang menempel di gigi akan memproduksi asam yang merusak lapisan email gigi dan menyebabkan gigi berlubang.

2. Kebiasaan menggigit-gigit bibir atau menghisap bibir.

Kebiasaan menggigit-gigit bibir yang kontinu, selain membuat bibir luka dan sariawan, juga dapat mengakibatkan perubahan struktur rahang. Rahang atas yang tadinya normal, dapat menjadi maju ( tonggos ) atau cakil ( rahang bawah lebih maju daripada rahang atas). Kebiasaan menghisap bibir yang terus – menerus juga dapat mengakibatkan rahang atas menjadi maju ( tonggos ).

3. Kebiasaan merokok.

Merokok, selain mengakibatkan penyakit paru-paru dan saluran nafas, juga dapat menyebabkan gigi kotor, bau mulut dan pigmentasi pada gusi ( gusi berwarna kehitaman) akibat kandungan nikotin dan tartar pada rokok.

4. Kebiasaan menggeretakkan gigi pada saat tidur tanpa disadari ( bruxism ).

Ada sebagian orang yang memiliki kebiasaan buruk tanpa disadari, yaitu menggeretakkan gigi saat tidur tanpa disadari. Ini mengakibatkan permukaan gigi menjadi aus dan rata, sehingga lapisan dentin terbuka dan mengakibatkan rasa ngilu dan sakit pada gigi. Bila bruxism ini berlangsung dalam waktu lama, gigi bisa pecah. Bruxism biasanya timbul karena pengaruh psikis (emosi negatif yang terpendam).  Perawatan bruxism untuk melindungi gigi-geligi adalah dengan memakai   night guard ( pelindung gigi) yang dipakai saat tidur.

5. Kebiasaanmengunyah dengan satu sisi.

Sebaiknya mengunyah menggunakan dua sisi, kiri dan kanan, agar sendi rahang seimbang. Kebiasaan mengunyah hanya memakai satu sisi, kiri saja atau kanan saja dalam waktu lama, bisa mengakibatkan sendi rahang tidak seimbang sehingga timbul rasa sakit saat membuka atau menutup mulut.

6. Menguap atau tertawa terlalu lebar.

Menguap atau tertawa terlalu lebar bisa mengakibatkan dislokasi atau pergeseran sendi rahang, sehingga rahang tidak bisa kembali ke tempatnya semula, alias tidak bisa menutup mulut. Membuka mulut terlalu besar mengakibatkan posisi rahang keluar dari mangkuk sendinya sehingga mulut tidak bisa menutup lagi. Perlu tindakan khusus untuk mengatasi masalah ini.

7. Kebiasaan membuka tutup botol, menggigit benda keras menggunakan gigi depan.

Fungsi gigi seri atau gigi depan adalah untuk menggigit makanan, bukan untuk menggigit benda-benda keras. Bila gigi seri dipakai tidak sesuai fungsinya, apalagi untuk membuka tutup botol atau menggigit benda keras, gigi seri bisa patah.

8. Kebiasaan menggigit dan mengunyah es batu.

Kebiasaan mengunyah es batu dapat mengakibatkan email gigi menjadi sangat sensitif sehingga menimbulkan rasa ngilu. Gigi menjadi hipersensitif dan mudah ngilu.

9. Kebiasaan membiarkan anak balita minum susu memakai dot saat tidur.

Membiarkan anak balita minum susu memakai dot saat tidur sangat merusak gigi, karena gula yang terkandung dalam susu sangat cepat menyebabkan gigi berlubang. Seharusnya setelah minum susu, anak minum air putih dan giginya disikat. Tapi yang terjadi adalah anak dibiarkan tidur dengan dot susu botol yang menempel di dalam mulut sampai pagi. Akibatnya, terjadi gigi berlubang ( baby bottle caries ) pada hampir semua gigi.

10. Malas memeriksakan gigi secara berkala setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi.

Seringkali jika tidak merasakan sakit gigi,kita malas cek gigi ke dokter gigi. Padahal, memeriksakan gigi secara berkala setiap 6 bulan sekali itu sangat penting. Bila terdapat lubang pada gigi bisa diketahui secara dini dan bisa langsung ditambal sebelum lubang menjadi besar, sakit dan mengenai saraf gigi. Karang gigi yang menyebabkan gusi berdarah dan bau mulut pun dapat segera dibersihkan sebelum menjadi keras dan menutup permukaan gigi yang dapat mengganggu penampilan.